Penyelundupan 6 Kg Sabu Jaringan Riau-Jakarta Terungkap, 6 Orang Diamankan

Penyelundupan 6 Kg Sabu Jaringan Riau-Jakarta Terungkap, 6 Orang Diamankan – Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya tangkap jaringan penyelundup 6 kg sabu.Enam terduga diamankan dalam masalah ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan, masalah ini adalah peningkatan dari jaringan penyelundup narkoba yang memakai modus paket teri Medan, yang disibak awal mulanya.

“Kita telah membuka peredaran abon lele serta teri Medan yang sempat kita papar. Dari peningkatan itu kita selidiki kembali nyatanya bukan sekedar disana berkaitan narkotika dibungkus abon. Sesudah kita bisa data info di Januari yang sempat kita papar kita temukan terduga baru, kita bisa barang kembali dari orang yang lain,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Enam terduga yaitu Sul, 0, Rid, Ogi, Ted, Rud. Mereka tertangkap saat penyidikan semenjak Januari 2019.

Awal mulanya polisi tangkap jaringan narkoba modus bungkus makanan dengan 11 terduga jaringan Banjarmasin-Jakarta-Bandung. Sesudah di kembangkan nyatanya ada jaringan lainnya serta baru sukses diamankan beberapa terduga sekarang ini.

Terduga Sul diamankan pada Akhir Januari lantas dengan tanda bukti 6 kg sabu.

“Kita periksa kita bisa sabu seberat 5,9 kg sabu. Kita temukan paket abon lele yang dalamnya ada narkotika sabu ada yang 500 gr itu di bungkus lele,” kata Argo.

Sesudah dicheck, nyatanya Sul mendapatkan barang itu dari lokasi Bandung. Polisi pada akhirnya membuat 3 team serta berpencar ke Jakarta, Pekanbaru serta Bandung.

Sampai pada Februari 2019, polisi tangkap terduga lainnya di lokasi Pekanbaru serta Bandung. Beberapa terduga adalah jaringan pengedar narkotika itu.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak menyebutkan Sul memperoleh barang itu dari DPO HB serta Pres. Awalannya jaringan ini ingin mengedarkan 15 kg sabu akan tetapi baru 6 kg sabu yang siap disebarkan oleh beberapa terduga.

Polisi masih tetap menyelidik jaringan itu. Calvijn menjelaskan beberapa terduga belum mengedarkan barang haram itu.

Atas perbuatanya beberapa aktor dipakai Masalah 114 ayat (2) subsider masalah 112 ayat (2) junto masalah 132 ayat (1) UU Nomer 35 Tahun 2008 mengenai narkotika. Beberapa terduga teramcam hukuman 20 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar rupiah.